Izinkan Aku Menciummu, Ibu

Posted on Desember 10th, 2009 in Cerita by Mindar Fitrian Aristanto

Izinkan Aku Menciummu, Ibu

Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya. Ia selalu menyuruhku
mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku
‘dipaksa’ membantunya memasak di pagi buta sebelum ayah dan adik-adikku bangun. Bahkan sepulang
sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku
pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal
dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut.
Kini, setelah dewasa aku mengerti kenapa dulu ia melakukan itu semua. Karena aku juga akan menjadi
seorang

WAKTU-WAKTU YANG MUSTAJAB

Posted on Desember 8th, 2009 in Pengetahuan by Mindar Fitrian Aristanto

WAKTU-WAKTU YANG MUSTAJAB

Oleh
Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih

Allah memberikan masing-masing waktu dengan keutamaan dan kemuliaan yang
berdeda-beda, diantaranya ada waktu-waktu tertentu yang sangat baik untuk
berdoa, akan tetapi kebanyakan orang menyia-nyiakan kesempatan baik
tersebut. Mereka mengira bahwa seluruh waktu memiliki nilai yang sama dan
tidak berbeda. Bagi setiap muslim seharusnya memanfaatkan waktu-waktu yang
utama dan mulia untuk berdoa agar mendapatkan kesuksesan, keberuntungan, kemenangan dan keselamatan. Adapun waktu-waktu mustajabah tersebut antara lain.

[1].    Sepertiga Akhir Malam

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun
setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga akhir malam, lalu
berfirman ; barangsiapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan, barangsiapa
yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta
ampun, pasti Aku akan mengampuninya”. [Shahih Al-Bukhari, kitab Da'awaat bab Doa Nisfullail 7/149-150]

[2].    Tatkala Berbuka Puasa Bagi Orang Yang Berpuasa
Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia mendengar
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa pafa saat berbuka ada doa
yang tidak ditolak”. [Sunan Ibnu Majah, bab Fis Siyam La Turaddu Da'watuhu 1/321 No. 1775.
Hakim dalam kitab Mustadrak 1/422. Dishahihkan sanadnya oleh Bushairi
dalam Misbahuz Zujaj 2/17].

Cinta Sejati

Posted on Desember 7th, 2009 in Cinta by Mindar Fitrian Aristanto

Cinta Sejati
Assalamu’alaikum
semoga bermanfaat
ARTI MEMILIKI……….
Pacaran itu suatu hal yang mengesankan dan harus dipertahankan jika
memang udah sepadan. Seperti kata-kata berikut: cinta tak pernah akan
begitu indah,jika tanpa persahabatan…..yang satu selalu menjadi
penyebab yang lain dan prosesnya…adalah irreversible…… Seorang
pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Jika kamu mencintai
seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu
persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama.

Bahagiamu, Bahagiaku

Posted on Desember 5th, 2009 in Cerita by Mindar Fitrian Aristanto

god-is-love

Bahagiamu, Bahagiaku

Penulis : Mujahid Alamaya

[http://kotasantri.com/santri/alamaya]

Empat tahun yang lalu, kita saling mengenal. Bermula dari dunia maya, kemudian sama-sama aktif dalam komunitas yang sama. Aku, saat itu, seperti patung yang tidak peka. Hingga akhirnya ku tersadar, ketika teman-teman sering menyindirku. “Ah, rupanya kau perhatian sekali.”

Suatu hari, tak sengaja kita berpapasan. Dalam guyuran hujan, kau menyapaku. Aku pun berbalik arah, untuk mendengar apa yang ingin kau katakan. Air matamu menetes, ketika kau bertanya kalau aku akan menikah dalam waktu dekat. “Ah, dapat gosip dari mana?”

Tiga tahun yang lalu, interaksi kita berkurang. Hingga pada suatu hari, kau memintaku untuk menemanimu memilihkan barang keinginanmu dan makan di tempat favorit komunitas kita, tentu kau selalu minta ditraktir. “Ah, aku pun harus meluangkan waktu.”

Arti Cinta Dalam Islam

Posted on Desember 1st, 2009 in Cinta by Mindar Fitrian Aristanto

Syukron

Kata pujangga cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan. Sungguh, Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta (Jalaluddin Rumi).

Halaman Berikutnya »